JUAL BELI

Kamis, 28 Juli 2011

Catatan Orang Pinggiran

Halo sahabat, apa khabar, semoga para sahabat sedang dalam kesehatan yang sempurna, dan diliputi anugerah Tuhan yang datang bertubi-tubi kepada anda, begitu juga dengan khabar saya, berkat Tuhan , saya sedang pula mereguk anugrah yg datang bertubi-tubi  kepada saya,  saya hanya sedang mengasah kemampuan dalam menulis suatu artikel, semoga artikel saya ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Baru -baru ini kita dikejutkan oleh pemberitaan tentang seseorang dari norwegia yang melakukan pemboman dan pembunuhan puluhan orang, yang terjadi dengan tragis, nama si pelaku Andreeij Breivic, dia mengakui bahwa dia seorang Kristen yg kebetulan ekstrim kanan /fundamentalist, di artikel ini saya hanya ingin menggambarkan perspektif yg saya ketahui tentang keyakinan, saya tidak men-judge (menghakimi) si pelaku ataupun keyakinan yang dianut oleh si pelaku, tetapi saya hanya akan membahas keberadaan /eksistensi manusia di muka bumi yang seperti kita ketahui sekarang ini cuma ada satu jenis dijagat semesta, alias belum ada dua-nya jenis manusia yg lain di bumi kita yg indah ini, saya juga tidak memungkiri kemungkinan adanya planet lain yg bisa menunjang keberlangsungan hidup jenis manusia di alam semesta ini, tetapi kita belum tahu itu kapan planet seperti bumi  bisa ditemukan.
Di bumi indah yg saat sekarang sedang kita tempati , ditambah segala pengerusakan yg kita lakukan terhadap satu2nya bumi yang kita miliki, diantaranya: eksploitasi yang membabi-buta terhadap sumber daya alam, percobaan2 senjata nuklir yg memiliki efek negatif jangka panjang, pencemaran udara dan air. alangkah sayangnya, bumi yang memberi kita kehidupan , sedang dibinasakan setahap demi setahap bukan oleh mahluk lain , tetapi oleh keserakahan kita sendiri sebagai, ras tercerdas yang diberi order oleh sang pencipta untuk menjadi khalifah di permukaan bumi ini. Sahabat bisa lihat gambar dibawah ini, salju di kutub utara beberapa minggu yg lalu, beberapa tahun yang lalu bidang salju yg meliputi kutub utara jaul,m lebih luas daripada gambar dibawah ini:..

Kembali kita kpd pembicaraan, tentang pelaku teror tsb diatas, dia tidak sendirian, masih banyak calon2 pelaku teror potensial, dengan keyakinan dan agama yang juga bermacam-macam, jadi kita tidak bisa mencap bahwa suatu agama memperbolehkan perilaku terror, kenyataan yg terjadi manusia dgn berbagai latar belakang bisa juga melakukan terror......yang didasarkan pada nafsu untuk mengenyahkan orang dengan ras /keyakinan yang berbeda dengan si pelaku, dari muka bumi.

Hal seperti ini terjadi karena ketakutan terhadap ras asing yang dianggap akan merebut lahan pencahariannya, dan ketakutan akan pengaruh  budaya dan gaya hidup yg akan berubah seiring kedatangan ras dengan keyakinan dan agama yg berbeda tersebut, serta keserakahan dari manusia2 yang menempati posisi berkuasa, baik kenegaraan ataupun korpocracy, ditambah perilaku2 yang tidak adil dari penegak hukum yang memicu ledakan kemarahan dari si pelaku teror, terlepas dari apa keyakinan / agama yg pelaku anut ...jadi kesimpulannya orang dengan keyakinan dan agama apapun bisa melakukan terror yang dapat menghancurkan tatanan kehidupan yangt sudah susah payah kita bangun, sebagai manusia yang beradab dan meyakini Eksistensi Tuhan yang hanya Satu/ Esa.

Kenapa saya katakan Tuhan yang Esa/satu, karena realita-nya manusia hanya memiliki satu type/jenis (bukan dari jenis kelamin), logikanya seperti ini, Jika Tuhan lebih dari satu, dua atau tiga Tuhan, mereka masing2 akan memiliki keinginan yang berbeda dalam menciptakan manusia, mungkin ada yg ingin membentuk manusia bersayap, bertanduk, ber sirene, atau bentuk lainnya, sesuai keinginan dari masing2 Tuhan, pada kenyataannya manusia memiliki bentuk fisik, dan organ tubuh yang persis sama, yang membedakannya hanya , warna kulit, postur (tinggi/pendek), yang terbentuk oleh kebiasaannya menjalankan hidup, selebihnya sama, jadi dengan logika sederhana saja tidak mungkin apabila Tuhan lebih dari satu Personal, sebab jika Tuhan lebih dari satu, manusia akan memiliki bentuk dan jenis yang berbeda2 sesuai dgn keinginan dan selera beberapa Tuhan

Sebagai penutup, marilah kita bersama-sama, menjaga dan memelihara bumi kita yang cuma satu ini, dengan kasih sayang yang tulus, bagi para pemimpin, jalani tugas anda dengan baik, sebagai pemimpin anda akan dimintai pertanggung jawaban atas perilaku anda selama memimpin, baik semasa hidup, atau pun setelah aanda kembali kepada Sang Pencipta, kecuali anda tak percaya eksistensi tuhan,  menjalani ibadah dari keyakinan yang masing2 kita anut dengan baik, tanpa memaksakan agar orang lain yang berbeda keyakinan, mengikuti cara beribadah yang kita jalankan, berprasangka baik terhadap orang lain , untukmu agamamu , untukku agamaku, sambil menjalani kehidupan yang dianugerahkan oleh Tuhan Pemilik Alam yang ESA. saya yakin jika hal tersebut diatas kita jalankan dgn baik, niscaya tidak akan ada kekerasan thdp sesama manusia dan pengrusakan thdp alam yg indah ini.
By Dedi Sukanda SE