JUAL BELI

Senin, 29 Agustus 2011

Catatan Orang pinggiran 2

Kejujuran / Honesty

Halo, ketemu lagi neeh, artikel saya yang sekarang ini coba membahas tentang kejujuran,.... kata yang banyak didengungkan  dan sering dipampangkan di media massa baik oleh tokoh yang merasa mewakili masyarakat , maupun orang yang sialnya dipilih oleh masyarakat untuk memimpin negara ini, sering kita mendengar ataupun membaca kata surgawi yang menyejukan ini diucapkan oleh para pecundang itu untuk mengelabui publik / rakyat , sedangkan tokoh 2 ini tidak mampu memperlihatkan perilaku yang sesuai dengan kata indah yang diucapkannya itu , mereka hanya mampu mengucapkan kata2 surgawi itu tanpa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan dan tugasnya sehari-hari, perilaku seperti ini tergambarkan dari.....sekedar contoh pemimpin negara yang mengatakan di awal pemerintahannya bahwa dia akan berada di garis terdepan untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu, tapi apa kenyataannya di era kekuasaannya korupsi semakin merajalela, KPK mampu dibuat lumpuh olehnya, mungkin ada beberapa penangkapan , tetapi itu semua cuma kosmetik, realitanya yang ditangkap hanya kasus2 kecil dengan nominal yang tidak seberapa, tetapi kasus -kasus utama seperti kasus bank Century yg berkaitan langsung dengan dapur partai yang berkuasa, kasus anggota KPU yang memanipulasi surat suara (andi nurpati), kasus korupsi Nazaruddin, yang  berkaitan langsung dengan para pimpinan tertinggi partai Demokrat (partainya sang"Pemimpin"), sampai detik ini tidak pernah terungkap tuntas.

Di Indonesia tercinta ini kejujuran adalah elemen yang langka, bahkan punah seiring perilaku para pejabat yang berperilaku tidak pernah menjunjung kejujuran , bahkan perilaku tidak jujur sudah dimulai di awal mereka menduduki posisi legislatif maupun eksekutif, di awal kampanye mereka mengungkapkan program-program ideal yang membuat rakyat terlena dan serasa terbang ke atas awan, begitu masa kampanye usai dan mereka mulai menduduki tampuk kekuasaan masing -masing , semua program ideal itu menguap hilang seperti embun di pagi hari, dan dimulailah birokrasi yang selalu dilandasi ketidak jujuran dan uang, tinggallah rakyat kecil yang hidup merana menjadi bulan-bulanan perilaku koruptif para birokrat, perilaku koruptif ini bukan hanya penggelapan uang negara, tetapi juga mengeluarkan kebijakan/peraturan yang tidak berfihak kepada rakyat kecil sebagai contoh peraturan kerja system kontrak , yang menjadikan pekerja sebagai pihak yang paling dirugikan karena, dijadikan sebagai sapi perahan, dalam hal ini juga pengusaha tidak sepenuhnya diuntungkan , para pengusaha di dalam operasional usahanya menghadapi berbagai pengeluaran2 keuangan yg  tidak jelas dan liar yg harus dibayarkan kepada pihak birokrat, dengan kondisi seperti ini, pengusaha akan mencekik pos pengeluaran keuangan untuk pihak pekerja, untuk menalangi pengeluaran liar kepada  pihak birokrasi.

birokrasi dalam hal ini Pemerintah, tidak melaksanakan amanat Undang -undang  untuk melaksanakan tugas untuk mensejahterakan rakyat, tetapi berkomplot dengan pihak yang memiliki kapital, untuk keuntungan pribadi ,yang berakibat pada kesengsaraan rakyat, semua perilaku seperti tersebut diatas, diawali oleh rasa Kejujuran yang sudah menipis di kalangan birukrasi , baik eksekutif , maupun legislatif.

Secara pribadi, Saya berdoa kepada Tuhan semoga ,menghukum para pejabat korup dan tidak jujur tersebut, dengan hukuman di dunia dan di akhirat.....sekian dulu artikel yang tidak bermutu ini, yang saya tulis di malam yang hampir menjadi malam takbiran, tetapi tertunda satu hari lagi (29- Agustus-2011), semoga ada manfaatnya bagi para sahabat yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membaca artikel ini ok, Aku Ciaoo dulu yak.....Bye


Tidak ada komentar:

Posting Komentar