JUAL BELI

Sabtu, 24 September 2011

Bagaimana Rasanya Menjadi Koruptor

Halo, ketemu lagi nee, 
artikel sederhana ini saya buat setelah membaca tweet, dari seorang  pimpinan partai bu*uk yg sedang berkuasa, saya beri nama "Ganas", sepertinya tidak ada rasa malu dia merilis tweet status-nya , tanpa ada perasaan rikuh, mugkin tulisan saya ini cuma karena kekesalan saya melihat koruptor yang merajalela di Republik ini.
Ok, saya mulai, sesuai judulnya saya akann menempatkan diri saya sebagai seorang koruptor,.....(kebetulan saya belum pernah dpt kesempatan menjadi koruptor, dan semoga Tuhan kelak menjadikan saya kaya raya tanpa melalui jalur korupsi), walaupun artikel yg saya tulis ini, mungkin akan terlihat subjektif, karena saya bukan pelaku korupsi, tetapi saya akan mencoba menyelami perasaan seorang koruptor....
saya akan menamakan diri sebagai si Ganas (titel: koruptor)....Saya memulai karir dari seorang mahasiswa idealis sekaligus aktivis ulung yang menempati posisi kunci di organisasi kemahasiswaan yang saya pimpin, semasa saya menjadi mahasiswa darah muda menggelora di dalam dada melihat kepincangan yang terjadi di dalam masyarakat, ketidak adilan yang merajalela di era tersebut, katakanlah era Orde baru, di dalam hati kecil dia bersumpah akan menumpas habis ketimpangan dan ketidak adilan yang terjadi di masyarakat.., maka seperti lirik lagu yang dinyanyikan oleh Ariel peterporn.."Tak Ada Yang Abadi"..
Era orde Baru tergilas oleh roda jaman, digantikan oleh beberapa rezim yg akhirnya kekuasaan ditempati oleh sebeye dgn partainya Demok-Ratt , Ganas dgn kelihaiannya bisa menmpati posisi Ketum, di dalam kedudukan sebagau ketum partai yg sedang berkuasa pasti banyak sekali godaan tahta, harta, wanita, tetapi ta terakhir sepertinya Ganas tak tergoyahkan / setia thd istri bro.
di dua Ta (tahta & harta) ganas kurang mampu menahan diri, saya coba gambarkan godaan yang diterimanya , : Wah Aku sekarang sudah menempati posisi ketum dari partai yg berkuasa wah, kapan lagi bisa memanfaatkan posisi untuk memperkaya diri dengan segala wewenang yg dimiliki, keluargaku butuh kemakmuran untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti, sebaiknya aku manfaatkan wewenang yang aku miliki, secara tekhnis cuma korutor sejati yang tahu jalan mencuri uang negara jadi saya tak dapat jelaskan, cara ganas mencuri uang negara / rakyat, setelah dia merasakan betapa mudahnya mencuri uang rakyat, dia menjadi sangat ketagihan , semakin banyak dia dapat uang dari korupsi, semakin dia ingin dapat lebih, sama seperti orang ditengah laut yg kehausan, semakin dia minum banyak air laut, dahaga semakin menjadi, setelah harta negara bberubah kepemilikan menjadi harta si Ganas, dia lupa , bahwa didalam harta yang dicurinya ada hak anak yg dibantai oleh orang tuannya hanya karena sianak menangis kelaparan, karena orang tua yang tidak dapat memberikan makanan kepada anak-anaknya, hak anak2 putus sekolah karena orang tua tidak bekerja karena phk ataupun usaha yang gulung tikar, hak orang-orang yang kehilangan haknya karena ketidak adilan system yang dulu diperangi-nya dengan segala idealisme kemahasiswaan-nya..........yang ditinggalkan berbarengan dengan saat dia melepaskan toga setelah wisuda....yang segitu dulu artikel saya......maklum buntu nee, semoga bung ganas ikut membaca artikel bodoh ini ..........juga ganas-ganas lainnya ....wassalam

Kamis, 15 September 2011

Capt.Redi Dasman,M.Mar: Tentang "AYAH"

Capt.Redi Dasman,M.Mar: Tentang "AYAH": ◕ Yang Tidak Bisa di Ucapkan oleh seorang "AYAH" ◕ by Ricko Bahemar on Friday, April 16, 2010 at 7:40pm Biasanya, bagi seorang anak peremp...